Ketua WN 88 Pesawaran Soroti Pembangunan Jembatan di Kedondong, Papan Informasi Proyek Dipertanyakan Serta Pekerjaan Diduga Amburadul

Detiktrans24.com// PESAWARAN, LAMPUNG — Pembangunan proyek jembatan yang saat ini tengah mengerjakan talud penahan tanah di Dusun Tanjung Jati, Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, mendapat sorotan dari Ketua WN 88 Kabupaten Pesawaran, Septa Yadi.


Sorotan tersebut muncul menyusul dugaan kondisi pekerjaan talud yang dinilai belum maksimal. Selain itu, hingga pekerjaan mulai dilaksanakan, papan informasi proyek disebut belum terlihat terpasang di lingkungan sekitar lokasi pekerjaan.

Menurut Septa Yadi, keberadaan papan informasi proyek merupakan hal penting agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka mengenai identitas pekerjaan, sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana kegiatan, waktu pelaksanaan, serta informasi teknis lainnya.


“Kami mempertanyakan transparansi pelaksanaan proyek tersebut. Masyarakat berhak mengetahui proyek yang menggunakan anggaran pemerintah, termasuk siapa pelaksananya, berapa nilai anggarannya dan berapa lama pekerjaan tersebut dilaksanakan,” ujar Septa Yadi.

Ia juga menyoroti kualitas pekerjaan talud penahan tanah yang menurutnya perlu mendapat perhatian. Septa meminta pihak pelaksana maupun instansi yang bertanggung jawab melakukan pengawasan secara serius agar pembangunan infrastruktur tersebut sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar pekerjaan yang telah ditetapkan.


“Jangan sampai pekerjaan baru dimulai tetapi sudah terlihat adanya bagian yang kami nilai kurang rapi atau diduga tidak sesuai dengan standar teknis. Kami meminta pengawas maupun dinas terkait turun langsung ke lokasi dan melakukan pengecekan,” tegasnya.


Proyek tersebut berada pada ruas jalan provinsi di wilayah Dusun Tanjung Jati, Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran. Karena merupakan infrastruktur yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas, Septa berharap pelaksanaannya dapat dilakukan secara transparan, profesional, dan mengutamakan kualitas serta keselamatan pengguna jalan.


Septa Yadi menambahkan, pihaknya tidak bermaksud menghambat pembangunan. Sebaliknya, WN 88 Kabupaten Pesawaran mendukung pembangunan infrastruktur selama dilaksanakan sesuai aturan, spesifikasi teknis, serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.


“Kami mendukung pembangunan, tetapi kualitas dan transparansi juga harus menjadi perhatian. Jangan sampai masyarakat hanya melihat hasil akhirnya tanpa mengetahui proses dan penggunaan anggarannya,” katanya.


Untuk memastikan informasi tersebut, WN 88 Kabupaten Pesawaran mendorong instansi teknis terkait melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan di lapangan, termasuk memastikan kesesuaian antara pekerjaan fisik dengan dokumen kontrak dan spesifikasi teknis.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan mengenai keluhan tersebut. Konfirmasi dan hak jawab dari pihak pelaksana serta instansi terkait tetap terbuka untuk melengkapi pemberitaan ini, dan media ini memberikan ruang hak jawab untuk perimbangan pemberitaan.(Red)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR