Isu Dana Desa Memanas, Kades Talang Mulya Sulit Dihubungi — Lembaga WN 88 Provinsi Lampung Angkat Bicara



 Detiktrans24.com // PESAWARAN – Isu terkait pengelolaan Dana Desa di Desa Talang Mulya, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, semakin memanas dan menjadi sorotan publik. Situasi kian memicu kecurigaan setelah Kepala Desa setempat diketahui sulit dihubungi, bahkan nomor teleponnya sudah tidak aktif lagi, seolah-olah menghilang dari publik.

Merespons situasi yang semakin tidak jelas tersebut, Ketua Lembaga (WN 88) Provinsi Lampung, Sofyan Dalem Permata, akhirnya angkat bicara dan menegaskan akan turun tangan secara langsung untuk mengusut tuntas dugaan ketidakberesan penggunaan anggaran desa tersebut.

"Saya selaku Ketua WN 88 Provinsi Lampung akan segera mengusut masalah dugaan penyimpangan atau ketidakjelasan penggunaan Dana Desa di Talang Mulya ini. Kami tidak akan tinggal diam melihat situasi yang semakin membingungkan masyarakat, apalagi adanya indikasi pengelola yang sulit ditemukan," tegas Sofyan Dalem Permata, Kamis (21/5/2026).

Sofyan menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukan pihaknya adalah meminta aparat penegak hukum (APH) untuk segera melakukan pertemuan atau audiensi di desa tersebut guna mendapatkan kejelasan data dan pertanggungjawaban terkait aliran dan penggunaan anggaran yang bersumber dari Dana Desa.

Pihaknya juga mengungkapkan, langkah hukum sudah disiapkan apabila kejelasan tidak didapatkan atau ditemukan adanya indikasi kuat penyimpangan dana.


"Kami juga sudah menyiapkan langkah selanjutnya, yaitu akan segera membuat laporan resmi ke Kapolda Lampung dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Lampung secepat mungkin. Laporan ini kami ajukan agar ada penyelidikan mendalam dan penegakan hukum yang tegas terhadap dugaan yang merugikan keuangan negara dan hak masyarakat desa," tambahnya.

Menurut Sofyan, sikap Kepala Desa yang tiba-tiba sulit dihubungi dan nomornya tidak aktif semakin menguatkan dugaan bahwa ada hal yang coba ditutup-tutupi dalam pengelolaan keuangan desa. WN 88 menuntut transparansi penuh dan meminta agar pihak berwenang segera memanggil Kepala Desa Talang Mulya untuk memberikan penjelasan terkait laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut.

Masyarakat sekitar pun berharap kasus ini segera terungkap. Mereka menuntut kejelasan ke mana saja anggaran yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan warga desa disalurkan, serta berharap pihak yang bertanggung jawab tidak lepas dari jerat hukum jika terbukti melakukan pelanggaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun penjelasan langsung dari pihak Kepala Desa Talang Mulya terkait isu hilangnya jejak dan dugaan masalah pengelolaan dana desa tersebut. (Tim)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR